Kamis, 17 November 2011

BERITA SEA GAMES


11 rekor renang dipecahkan pada SEA Games 2011
Jumat, 18 November 2011 11:34 WIB | 3133 Views
Berita Terkait
Palembang (ANTARA News) - Sebanyak 11 rekor baru SEA Games dari beberapa nomor perlombaan renang berhasil dipecahkan oleh perenang dari Indonesia, Thailand, Singapura dan Vietnam pada SEA Games XXVI/2011 di Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang.

Panitia cabang renang SEA Games 2011, Herlambang di Palembang, Jumat mengatakan, dari 11 rekor baru SEA Games 2011 yang dipecahkan para perenang tersebut atlet Indonesia dan Thailand berhasil memecahkan tiga rekor baru, atlet dari Vietnam satu rekor baru dan Singapura berhasil memecahkan empat rekor baru SEA Games kali ini.

Dari 38 medali emas yang diperebutkan pada SEA Games 2011, ada sebanyak 11 rekor baru SEA Games yang terpecahkan dari kola renang Satdion Akuatik Jakabaring yang bertaraf internasional tersebut.

Pada hari pertama perlombaan cabang renang ada dua rekor baru SEA Games yang dipecahkan oleh atlet Thailand atas nama Nutthapong Ketin dinomor 200 meter gaya dada putra dengan waktu 2 menit 12,99 detik atau lebih cepat dari rekor lama 2 menit 13,42 detik atas namanya sendiri diciptakan pada 2009.

Rekor kedua yang tercatat pada perlombaan renang tersebut diraih oleh Li Tao dari Singapura pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu waktu 58,84 detik dari rekor lama 59,24 detik atas nama dirinya diciptakan pada 2009.

Kemudian rekor ketiga dibuat perenang Thailand atas nama Natthanan Jungkrajang nomor 400 meter gaya ganti perorangan waktu 4 menit 50,88 detik lebih cepat dari rekor lama 4 menit 51,87 detik atas nama Jocelin Yeo asal Singapura pada 1999.

Rekor keempat pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu atas nama perenang Vietnam, Quy Phuoc Hoang dengan waktu 53,07 detik sedangkan rekor lama 53,82 detik dibuat oleh Daniel Bego asal Malaysia pada 2009.

Rekor kelima diciptakan oleh diciptakan perenang Indonesia Yessy Yosaputra pada nomor 200 meter gaya punggung putri waktu 2 menit 15,73 detik lebih cepat dari rekor lama atas nama Akkiko Thomson asal Filipina waktu 2 menit 16,76 detik pada 1993.

Kemudian rekor keenam dinomor 200 meter gaya kupu-kupu putra diciptakan oleh Joseph Issac Schooling dari Singapura waktu 1 menit 56,67 detik sedang rekor lama 2 menit 00,45 detik oleh James Walsh asal Filipina pada 2007.

Rekor ketujuh 50 meter gaya bebas putri diciptakan perenang Singapura atas nama Xiang QI Amanda Lim catatan waktu 25,77 detik sedang rekor lama 25,82 detik atas namanya sendiri dibuat pada 2009.

Rekor SEA Games cabang renang yang kedelapan diciptakan oleh perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa nomor 100 meter gaya punggung dengan waktu 55,59 detik lebih cepat dari rekor lama 56,16 detik yang dibuat Lim Keng Liat asal Malaysia pada 2001.

Rekor kesembilan pada nomor 100 meter gaya punggung putri oleh perenang Singapura atas nama Li Tao waktu 1 menit 02,11 detik sedang rekor lama 1 menit 02,96 detik dibuat atas namanya sendiri pada 2009.

Kemudian rekor baru kesepuluh diciptakan oleh perenang Nutthapong Ketin dari Thailand waktu 2 menit 02,90 detik sedang rekor lama 2 menit 03,54 detik dibuat Rattapong Sirisanot juga dari Thailand pada 2003.

Rekor kesebelas atau terakhir pada nomor 400 meter estafet gaya ganti putra diciptakan oleh tim Indonesia dengan waktu 3 menit 41,35 detik dari rekor lama juga atas nama tim Indonesia waktu 3 menit 41,72 detik pada 2009.
(N009)

Indonesia U-23, Malaysia U-23, Indonesia U-23 - Malaysia U-23

Sumarno
Timnas Indonesia yang bermain dengan banyak pemain cadangan tampil grogi di babak pertama, sehingga hal tersebut mampu dimanfaatkan oleh Malaysia yng tampil dengan kekuatan penuh. Gol tunggal Malaysia di menit ke-17 melalui sontekan Syahrul Azrawi membuat Malaysia unggul dengan skor 1-0.
 Pada babak kedua permainan Indonesia sudah jauh lebih baik, namun peluang-peluang emas yang didapat gagal dimanfaatkan sehingga kedudukan 1-0 untuk Malaysia tidak berubah.
Pertandingan langsung berjalan dengan tempo cepat. Malaysia mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu pada menit ke-empat melalui tendangan jarak jauh yang dilepaskan oleh Bakhtiar Baddrol.
Pada menit ke-17, melalui serangan balik yang cepat, setelah usaha Ferdinand Sinaga berhasil dipatahkan Khairul Fahmi, Malaysia berhasil mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 melalui tendangan Syahrul Azwari yang berhasil mengoyak jala Andritany
Indonesia mencoba menekan setelah tertinggal satu gol, namun pada menit ke-25 Malaysia hampir menggandakan kedudukan apabila sundulan pemain Malaysia tidak membentur tiang gawang.
Di sisa waktu babak pertama, Indonesia terus mengurung pertahanan Malaysia, namun rapatnya pertahanan tim juara bertahan tersebut mampu menjaga kedudukan 1-0 tetap bertahan hingga babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, Indonesia langsung menggebrak melalui sontekan Titus Bonai yang lolos dari jebakan offside, namun sayang tendangan striker Persipura Jayapura tersebut masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Fahmi.
Delapan menit kemudian, seakan mengulang peluang sebelumnya, Titus Bonai kembali lolos offside di daerah yang sama, namun sayang bola kembali meleset tipis juga di tempat yang sama.
Panasnya pertandingan tampaknya membuat pelatih Malaysia Ong Kim Swee melakukan protes yang terlalu keras sehingga diusir keluar oleh wasit pada menit ke-69.
Indonesia terus mengurung pertahanan Malaysia, pada menit ke-79 Oktovianus Maniani yang masuk menggantikan Lukas Mandowen hampir menyamakan kedudukan melalui tandukannya, namun sayang bola masih melayang di atas mistar gawang.
Pada menit ke-92, giliran Ferdinand Sinaga mempunyai peluang emas untuk menyamakan kedudukan tetapi Khairul Fahmi berhasil mengantisipasi tendangan tersebut dengan baik. Di sisa waktu, Indonesia gagal mencetak gol sehingga kedudukan 1-0 tetap bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan kemenangan tersebut, Malaysia berhak memuncaki grup A dan akan menghadapi Myanmar di semi-final sementara Indonesia akan menghadapi juara grup B yaitu Vietnam.



Jakarta - Sampai hari ketujuh SEA Games 2011 digelar, Indonesia makin meninggalkan rivalnya dengan menembus 100 medali emas. Pertarungan sengit terjadi diperingkat dua antara Vietnam dan Thailand.

Pada hari Kamis (17/11/2011) secara luar biasa, Indonesia total menambah 21 medali emas, 16 perak serta 6 keping perunggu untuk total mengumpulkan 108 medali emas, 81 perak, dan 76 perunggu, antara lain lewat cabor ski air, panjat tebing, renang, gulat serta panahan.

Vietnam dan Thailand saling kejar mengejar medali emas. Vietnam saat ini unggul 4 emas dari Thailand yang masih harus menunggu untuk mencuri posisi runner-up.

Sementara itu Malaysia akhirnya bisa menyodok keperingkat empat menggeser Singapura. 'Negeri Jiran' itu menambah 9 emas, sementara Singapura hanya bisa menambah tiga keping saja.

Inilah klasemen sementara perolehan medali SEA Games XVII, hingga Jumat pagi WIB (18/11/2011) pukul 06.00:
Pos  Negara  Emas  Perak  Perunggu
1.  Indonesia  108-81-76
2. Vietnam  68-63-64
3. Thailand 64-58-69
4. Malaysia 37-37-51
5. Singapura 32-36-56
6. Filipina 19-33-42



Tidak ada komentar:

Posting Komentar